Pesantren Ekologi Ramadhan SMK Nurul Huda Panumbangan, Tanamkan Iman dan Kepedulian Lingkungan tahun 2026

Swara Gapura

SMK Nurul Huda Panumbangan, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan Pesantren Ekologi selama bulan suci Ramadhan sebagai bagian dari implementasi program yang diarahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan.selasa 24 Pebruari 2026

Pesantren Ekologi menjadi program yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain pembelajaran keagamaan seperti pembinaan akhlak, ibadah, dan penguatan karakter, para siswa juga dibekali kegiatan peduli lingkungan. Salah satunya melalui penanaman dan pemeliharaan tanaman menggunakan polybag, dengan konsep satu siswa satu tanaman.

Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya bantuan pupuk dan fasilitas penunjang dari BPK Haji Udin, sementara polybag disediakan oleh pihak sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan rasa tanggung jawab siswa terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.

Kepala SMK Nurul Huda, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan tahun ini memiliki nilai tambah karena mengangkat tema ekologi dan kepedulian lingkungan.

“Ramadhan tahun ini berbeda dari sebelumnya. Selain pembinaan keagamaan, kami juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan. Siswa dilatih untuk peduli, terutama dalam pengelolaan sampah agar tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini berfokus pada penerapan nilai-nilai Panca Waluya, yaitu cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil). Nilai-nilai tersebut menjadi dasar pembinaan siswa agar tumbuh menjadi generasi yang unggul secara akademik maupun karakter.

Pesantren Ekologi ini dilaksanakan mulai Senin, 23 Februari hingga 15 Maret 2026 dan diikuti oleh seluruh siswa SMK Nurul Huda. Pada hari pembukaan, para siswa juga mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, yang sekaligus memberikan materi keagamaan.

Menurut Iwan Setiawan, pembinaan akhlak menjadi prioritas utama dalam pendidikan, sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

“Kami berprinsip bahwa kepintaran saja tidak cukup. Yang paling utama adalah akhlak. Percuma pintar tetapi tidak memiliki karakter yang baik. Melalui kegiatan pesantren Ramadhan ini, kami berharap siswa menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Melalui Pesantren Ekologi ini, SMK Nurul Huda Panumbangan berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam serta nilai-nilai moral yang kuat. (SG.W-028/mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!