Swara Gapura
Tasikmalaya Kota -Penataan suatu kawasan bukan berarti melarang orang atau masyarakat untuk berusaha melainkan upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum sesuai peruntukannya agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar serta optimal oleh semua lapisan masyarakat.
Hal itu diungkapkan Asisten Umum Setda Kota Tasikmalaya H Asep Maman Permana saat menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penataan Kawasan Dadaha di Gedung Creative Center (GCC) Komplek Olah Raga Dadaha Kota Tasikmalaya. Kamis (6/8)
Rakor tersebut lanjut Asep MP, membahas terkait konsep penataan Kawasan Dadaha, penataan pedagang kaki lima (PKL) dan pengelolaan parkir serta rekayasa lalu lintas untuk mewujudkan Kawasan Dadaha sebagai ruang public sekaligus pusat aktivitas olah raga masyarakat yang lebih tertib, aman, nyaman dan bersih serta sehat
“ Dalam penataan kawasan Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu mengedepankan komunikasi dengan seluruh pihak yang terkait ” ujarnya.
“ Hal itu sangat penting agar proses penataan berjalan kondusif dengan tetap memperhatian aspirasi warga lokal sebagai pedagang dan kepentingan umum” tambah Asep MP panggilan akrab Asep Maman Permana.
Ia berharap dengan adanya penataan Kawasan Dadaha sebagai ruang public sekaligus pusat aktivitas olah raga masyaraka selain memberikan kenyamanan dan keamanan dalam melakukan aktivitas olah raga bagi masyarakat dan atlet juga akan lebih menghidupkan perekonomian masyarakat.
“ Dengan adanya penataan ini diharapkan pertumbuhan perekonomian masyarakat terutama UMKM lebih meningkat’ ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya Yogi Subahkah menuturkan konsep penataan masih tahap penyempunaan. Menurutnya pembahasan konsep ini di fokuskan pada penataan pedagang, pengelolaan parkir dan rekayasa lalu lintas.
“ Seluruh masukan dalam rakor penataan Kawasan Dadaha ini akan menjadi bagian dari proses penyusunan konsep” ujarnya.
“ Dan untuk memastikan penataan yang telah direncanakan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga fungsi Kawasan Dadaha sebagai ruang public yang nyaman dan aman akan dilakukan peninjaulan kelapangan” pungkas Yogi.
