Swara Gapura
Pemerintah Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, menerima kunjungan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam rangka Study Banding Pembelajaran Penanganan Hama Burung dengan Metode Penerapan Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dewasari Ninding Badrul Munir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara ke Desa Dewasari.
Menurutnya, kegiatan study banding menjadi kesempatan yang sangat baik untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai inovasi di bidang pertanian, khususnya pemanfaatan teknologi dalam mengatasi permasalahan hama burung yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi petani.
“Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pertukaran informasi, tetapi dapat memperkuat kerja sama dan membuka peluang pengembangan inovasi pertanian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat” ujar Ninding
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis Ape Riswanda menyampaikan dukungan terhadap kegiatan study banding tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian agar semakin modern, efektif, dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi petani.
“Pemanfaatan smart farming berbasis IoT, khususnya teknologi untuk pengendalian hama burung, dinilai sebagai salah satu bentuk inovasi yang menarik untuk dikembangkan” ujarnya
“Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antardaerah diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan” tambah Ape
Pada kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara menyampaikan tujuan study banding yaitu mencari solusi terhadap permasalahan hama burung pada tanaman pertanian, salah satu adalah rencana pemesanan alat smart farming bernama “E-Bebegig”.
E-Bebegig sebagai inovasi teknologi yang memanfaatkan konsep Internet of Things (IoT) untuk membantu pengendalian dan penanganan hama burung yang lebih efektif dengan memanfaatkan perangkat digital dan sistem pemantauan berbasis teknologi.
Study banding juga diisi dengan diskusi dan pertukaran infformasi antara Pemerintah Desa Dewasari jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya dan rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hal itu dilakukan sebagai wujud nyata kolaborasi mendorong transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi yang mampu melahirkan solusi pertanian semakin tepat guna dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani. (SG.W.028/mon)
