Swara Gapura
Memasuki tahun ajaran 2025, SMK Nurulhuda Panumbangan, Kabupaten Ciamis, menetapkan peningkatan kedisiplinan dan penguatan praktik kejuruan sebagai prioritas utama dalam proses pembelajaran. Salah satu langkah nyata adalah penyesuaian jam masuk sekolah yang kini dimulai pukul 06.45 WIB.
Kepala SMK Nurulhuda, Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa meskipun kebijakan provinsi menetapkan jam masuk pukul 06.30 WIB, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan pengawas untuk memberikan toleransi 15 menit. Hal ini mempertimbangkan kondisi geografis beberapa siswa yang berasal dari daerah terpencil seperti Desa Tengger.“Kami tetap menjunjung tinggi kedisiplinan, namun juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan realitas siswa yang harus menempuh perjalanan jauh,” ujarnya di ruang kerja, Selasa (5/8/2025).
Laboratorium Komputer dan Peralatan Terkini
Selain peningkatan kedisiplinan, sekolah juga mengoptimalkan pembelajaran praktik, khususnya dalam bidang komputer dan peternakan unggas. Laboratorium komputer kini telah dilengkapi dengan spesifikasi terbaru yang mendukung kebutuhan industri saat ini.
“Setiap mata pelajaran komputer langsung dipraktikkan di lab yang telah kami sesuaikan dengan standar industri. Ini penting agar lulusan kami siap kerja,” tambah Iwan.
Untuk jurusan peternakan unggas, SMK Nurulhuda juga telah menyediakan peralatan modern sesuai standar industri terkini. Materi dan teknis praktik disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
PKL Diperpanjang Jadi Enam Bulan
Tahun ini, pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga mengalami perubahan signifikan. Siswa kelas XII akan menjalani PKL penuh selama enam bulan pada semester pertama, mengikuti aturan baru dari pemerintah.
“Jika sebelumnya hanya tiga bulan, kini enam bulan penuh. Kami memilihkan tempat PKL yang relevan dan memiliki fasilitas terkini, agar siswa benar-benar mendapat pengalaman yang maksimal,” jelasnya.
Lokasi PKL tersebar di berbagai wilayah seperti Cimaragas, Ciamis, Cihaurbeuti, Tasikmalaya, dan Garut. Bahkan, pihak sekolah mengatur rotasi tempat PKL setiap bulan ke perusahaan berbeda untuk menambah wawasan dan pengalaman siswa.
Menyelaraskan Ilmu Sekolah dan Dunia Industri
Melalui program ini, Iwan berharap siswa dapat mengintegrasikan ilmu yang didapat di sekolah dengan pengalaman selama PKL, sehingga siap terjun ke dunia kerja setelah lulus.
“Harapan kami, setelah enam bulan PKL, para siswa dapat menyinkronkan pelajaran di kelas dengan pengalaman lapangan, dan mampu mengembangkan keterampilannya sesuai kebutuhan industri,” pungkasnya (SG.W-025/awong)
