Swara Gapura
Karang Taruna Jamparing Sampana Desa Bahara sukses menyelenggarakan Open Turnamen Bola Voli “Jamparing Sampana Cup 2025” yang digelar di Lapangan Voli Bahara, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, pada Jumat (22/8/2025).
Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Camat Panjalu dari Kasi DPMD, Kepala Desa Bahara H. Udin Kartanegara
beserta jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Ketua dan anggota Karang Taruna.
Dalam sambutannya, H. Udin Kartanegara menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga voli memiliki tempat istimewa di hati masyarakat desa.
“Hampir setiap desa memiliki lapangan voli. Karena itu saya sangat mengapresiasi Karang Taruna Jamparing Sampana yang telah berinisiatif menggelar kegiatan ini. Selain untuk memeriahkan HUT RI ke-80, turnamen ini juga menjadi bagian dari perayaan Milangkala Desa Bahara ke-42,” ujarnya.
Selain pertandingan voli, peringatan Milangkala Desa Bahara juga diwarnai beragam kegiatan, di antaranya Tabligh Akbar dan jalan sehat. Kepala desa berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Ketua Karang Taruna Jamparing Sampana, Irfan Faisal, menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang positif bagi generasi muda.
“Kami ingin turnamen ini menjadi wadah bagi anak-anak muda menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar klub,” katanya.
Senada dengan itu, panitia Dadang C. Wiradinata menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di masyarakat.
Turnamen berlangsung meriah berkat dukungan penuh Pemerintah Desa Bahara, jajaran Forkopimcam Panjalu, serta sejumlah pelaku usaha setempat.
Adapun Milangkala Desa Bahara ke-42 tahun ini mengusung tema “Nyukcruk Jalur Nu Kapungkur Ngudag Karatan Baheula”, yang dimaknai sebagai upaya mengenang jasa para pendiri desa sekaligus mendorong regenerasi menuju masa depan yang lebih baik. Perayaan ini berlandaskan tiga pilar utama: sosial, budaya, dan agama dengan pedoman “Bahara Bersatu.” (SG.W-028/mon)
