Swara Gapura
PKBM Palamatra Sukamantri kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang mengedepankan kualitas, integritas, dan keterbukaan informasi publik. Di tengah keberhasilannya meluluskan 232 warga belajar Kelas XII Paket C Tahun Ajaran 2025/2026, lembaga yang telah menyandang predikat Akreditasi “A” ini terus memperkuat budaya pendidikan yang humanis, transparan, dan penuh tanggung jawab.
Momentum Tasyakuran Kelulusan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Eka Yuda Katresna, S.Sos., M.M., Sekmat Sukamantri, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta unsur pendidikan lainnya.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus bukti nyata atas tata kelola administrasi dan sistem pembelajaran yang terbuka di PKBM Palamatra Sukamantri.
Kepala PKBM Palamatra Sukamantri, Rostaman, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa membangun lembaga pendidikan tidak cukup hanya dengan prestasi akademik, tetapi juga harus dibarengi dengan kejujuran, komunikasi yang sehat, dan keterbukaan terhadap masyarakat.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi saat ini, budaya tabayyun atau konfirmasi harus menjadi bagian dari pendidikan karakter bersama. Ia menyampaikan bahwa pihak lembaga selalu membuka ruang dialog bagi siapa pun yang ingin mengetahui mekanisme pembelajaran pendidikan kesetaraan.
“ Kami sangat menghargai perhatian masyarakat terhadap dunia pendidikan. Setiap pertanyaan adalah bentuk kepedulian yang harus dijawab dengan baik dan terbuka. Pintu kantor PKBM Palamatra salawasna terbuka. ” ujar Rostaman dengan penuh hangat. Sabtu (23/5)
“ Sambil ngopi santai, kami siap memperlihatkan data Dapodik, administrasi pembelajaran, absensi, hingga pelaksanaan ANBK dan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK)” tambahnya
Ia menjelaskan, sebanyak 232 lulusan yang terdiri dari 121 laki-laki dan 111 perempuan merupakan peserta didik yang benar-benar mengikuti proses pembelajaran sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku, termasuk mengacu pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
“Pendekatan yang humanis dan kekeluargaan tersebut menjadi bagian dari upaya PKBM Palamatra dalam membangun kepercayaan publik terhadap pendidikan nonformal “ ujar Rostaman
Rostaman menambahkan ,selain menjadi pusat pendidikan kesetaraan, PKBM Palamatra juga ingin menjadi ruang edukasi sosial yang mampu mempererat hubungan harmonis antara lembaga pendidikan, dan pemerintah serta masyarakat.
“Melalui sinergi yang bersih, terbuka, dan penuh rasa saling menghormati, PKBM Palamatra Sukamantri optimistis dapat terus berkontribusi dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) serta menciptakan generasi muda Sukamantri yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang gemilang” pungkasnya. (SG. W. 028/mon)
