Swara Gapura
Panjalu – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panjalu bekerja sama dengan UPTD PPKP Wilayan Panjalu terus mendorong kelompok tani (Poktan) untuk meningkatkan produktivitas budidaya jagung guna mewujudkan swasembada pangan.
Sinergi kepolisian dengan instansi pertanian diwujudkan melalui pendampingan para petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman jagung sampai kepenjualan. Dan akhir Minggu ini ada 10 ton jagung akan di jual ke Bulog .Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Panjalu.
Kapolsek Panjalu Iptu Yaya Koswara menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional salah satunya yaitu melakukan pendampingan kepada kelompok tani
“Melalui kolaborasi dengan UPTD PPKP Wilayah Panjalu, diharapkan para kelompok tani semakin termotivasi untuk mengembangkan komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi.” Iptu Yaya
Sementara itu, Kepala UPTD PPKP Wilayah Panjalu Juda Djendra SP mengapresiasi dukungan Polsek Panjalu dalam memberikan pendampingan kepada petani atau kelompok tani. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan peningkatan produksi pertanian di daerah.
“ Kami berharap program pendampingan bisa berkelanjutan sehingga dapat membantu meningkatkan pengetahuan, produktivitas, serta kesejahteraan para petani melalui hasil panen jagung yang optimal.” ujarnya
Dengan adanya kerja sama antara Polsek Panjalu, UPTD PPKP Wilayah Panjalu, dan kelompok tani, diharapkan target swasembada pangan jagung dapat tercapai, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Panjalu.
“ Kami merasa sangat terbantu dengan adanya perhatian dan dukungan dari Polsek Panjalu. Dan berharap hasil panen jagung dapat terus meningkat dan mendukung program swasembada pangan” pungkas Juda. (SG.W.028/mon)
