Swara Gapura
Tasikmalaya Kota – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah asal Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Fika Auliana berhasil meraih Juara III pada ajang Tari Jaipong Tasik Terbuka untuk kategori peserta kelas IV hingga kelas VI Sekolah Dasar, yang digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Caffe Kopi Bento, Jalan Noenoeng Tisna Saputra No. 5A, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh panitia berasal dari Bandung di bawah koordinasi Anin tersebut diikuti sekitar 80 orang peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Para peserta terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), kelas I–III SD, kelas IV–VI SD, SMP, hingga kategori rampak.
Anin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kompetisi tari jaipong terbuka yang rutin digelar di berbagai kota di Jawa Barat setiap akhir pekan. Menurutnya di Tasikmalaya tari jaipong terus berkembang. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya peserta pada pada kompetisi ini
“Alhamdulillah, antusias peserta sangat tinggi. Kali ini kami menggelar event di Kota Tasikmalaya dengan jumlah sekitar 80 peserta dari berbagai daerah,” ujarnya.
Adapun tujuan utama penyelenggaraan lomba ini lanjut Anin adalah sebagai wadah eksplorasi dan edukasi serta memberikan ruang bagi para penari muda untuk menunjukkan bakat sekaligus melestarikan seni budaya Sunda.
“ Kegiatan ini bukan sekedar kompetisi, melainkan ruang bagi generasi muda untuk merawat budaya sekaligus menunjukan bakat terbaik khususnya seni tari jaipong” ujarnya
Ia menilai masih banyak sanggar tari jaipong di Jawa Barat yang membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensi para siswanya. Karena itu, kompetisi seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus menjaga eksistensi tari jaipong agar tetap diminati generasi muda.
“Kami berharap semakin banyak anak-anak berbakat yang mendapatkan kesempatan tampil dan terus melestarikan budaya Sunda. Tari jaipong merupakan salah satu warisan budaya yang telah dikenal hingga mancanegara sehingga harus terus dijaga dan dikembangkan,” katanya.
Untuk menjamin objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri profesional dari Bandung, termasuk akademisi yang mendalami seni tari dari perguruan tinggi.
Pada kategori kelas IV hingga kelas VI SD yang diikuti 14 peserta, Fika Auliana asal Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya hingga meraih Juara III, sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang bergengsi tersebut.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Ciamis untuk terus mengembangkan bakat di bidang seni tari serta ikut menjaga kelestarian budaya tradisional Indonesia.
(SG. W.025/Awong)
