Swara Gapura
Garut- Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Garut Bambang Hafids memberikan apresiasi kepada Vortable Indo Creative Industry atas konsistensinya dalam penyelenggaraan Festival Baso Aci 2026 yang digelar pada hari Kamis (2/7) lalu di Halaman Parkir Citimal Garut Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut
Menurut Bambang pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus dapat memprkuat peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Garut
“ Festival Baso Aci menjadi sarana efektif dalam menggerakan perekonomian daerah melalui di sektor UMKM” ujarnya
Selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat lanjut Bambang, penyelenggaraan Festival Baso Aci sekaligus memperkenalkan kuliner khas Garut serta dapat mempromosikan tempat wisata yang ada di Kabupaten Garut kepada masyarakat yang lebih luas
“ Festival kuliner memiliki peran sebagai sarana untuk mempromosikan makanan khas Garut, pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokan serta dapat mempromosikan tempat wisata di Kabupaten Garut” ujarnya
Ia menambahkan, Bupati dan Wakil Bupati Garut sangat memberikan perhatian besar terhadap berbagai kegiatan yang mampu menghadirkan dan menggerakatan perekonomian masyarakat secara langsung
“ Kegiatan yang mampu menggerakan perekonomian masyarakat harus terus diperbanyak dan pelaksanaan yang berkelanjutan “ tambah Bambang
Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Beni Yoga menegaskan pihaknya tengah berupaya Baso Aci Garut ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB)karena sejak tahun 1930 baso aci sudah berkembang di Kabupaten Garut
“ Upaya ini di nilai sangat penting untuk memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal khususnya baso aci” tegasnya
Perwakilan Vortable Indo Creative Industry Dany Omar Dhien mengatakan Konsistensi penyelenggaraan selama enam tahun berturut turut dari tahun 2019 menjadi bukti bahwa baso aci merupakan salah satu identitas kuliner di Kabupaten Garut
“ Kami meyakini bahwa di setiap wilayah kecamatan di kabupaten Garut ada tukang baso aci. Dan bisa dipastikan hampir semua penduduknya bisa membuat baso aci” ujarnya
Kegiatan festival baso aci yang berlangsung empat hari ( 2-5/7)tersebut diisi lomba kreasi baso aci yang melibatkan organisasi perempuan sebagai dari upaya melestarikan kuliner khas Kabupaten Garut
“ Lomba kreasi baso aci merupakan upaya untuk melestarikan baso aci yang sudah menjadi makanan khas Garut” kata Dany
“ Kegiatan ini diharapkan mampu lebih memperkuat promosi kuliner khas Kabupaten Garut sekaligus dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM” pungkasnya
