Walikota Viman ” Sekitar 827 Warga Kota Tasikmalaya Dapat Bantuan Bedah Rumah Rp.20 Juta, Yang Tersebar di 10 Kecamatan.

SWARA GAPURA

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR mulai merealisasikan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS di Kota Tasikmalaya. Penyaluran ditandai dengan kegiatan Serah Terima Buku Tabungan atau (Serbutab) kepada penerima manfaat, Bertempat di Aula Kelurahan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Rabu, (16/09/2026).

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik program BSPS yang kembali disalurkan di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian yang layak.

“Tahun ini Kota Tasikmalaya mendapatkan 827 penerima manfaat Program BSPS yang tersebar di 10 kecamatan. Ini menjadi jumlah terbanyak sepanjang tahun,” ucapnya..

Lanjut Viman “Program bedah rumah ini bukan sekadar bantuan fisik, namun juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengintervensi angka kemiskinan. Rumah yang layak huni akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Kota Tasikmalaya.

Untuk tahun depan, Pemkot Tasikmalaya bahkan mengajukan 2.000 rumah tidak layak huni agar bisa ter-cover program BSPS dari pemerintah pusat. “Selain BSPS, perbaikan rutilahu juga di-cover oleh program Rutilahu Provinsi sebanyak 20 unit dan dari Pemerintah Kota sebanyak 60 unit. Jadi totalnya cukup banyak,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada para penerima manfaat agar menggunakan dana bantuan sesuai ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya benar-benar maksimal” ujarnya.

Sementara, PPK Program BSPS Fahri menjelaskan, para penerima manfaat ditentukan setelah melalui proses verifikasi faktual di lapangan. Tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi struktur bangunan, luas bangunan, dan sanitasi rumah, yang kemudian dituangkan dalam berita acara hasil verifikasi faktual. “Yang diutamakan adalah warga yang masuk dalam desil 1 sampai 4, atau kategori keluarga miskin dan miskin ekstrem,” jelasnya..

Ia merinci, anggaran yang diberikan dalam program BSPS sebesar Rp20 juta per rumah. Rinciannya, Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang atau pekerja.

Uang tersebut langsung disalurkan melalui rekening tabungan khusus milik masing-masing penerima manfaat, bukan diberikan secara tunai. Dengan sistem ini, penggunaan dana bisa lebih terkontrol dan transparan” tandasnya.. SWG 010

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!