Sukseskan Program Presiden, Stafsus Tiar Karbala Dorong Kolaborasi CKG dengan Ekraf

Swara Gapura

Tasikmalaya — Pemerintah Kota Tasikmalaya menghadirkan kolaborasi antara Pekan Ekonomi Kreatif (Ekraf) atau promosi produk UMKM dan Cek kesehatan Gratis (CKG) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Tasikmalaya yang jatuh pada pertengahan sampai akhir Oktober 2025.

CKG merupakan program Presiden Prabowo Subianto juga menjadi langkah awal masyarakat untuk mengetahui kesehatannya mulai dari cek kesehatan mata,mulut dan gigi, sampai cek potensi kanker.

Kegiatan yang dihadiri Wamen Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar dan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Karbala tersebut merupakan inisiatif bersama antar berbagai stakeholder. Baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, sampai komunitas.

Tiar Nabila Karbala,memberikan apresiasi positif kolaborasi sektor ekraf, UMKM, dan program CKG. Ia menilai pendekatan ekonomi kreatif dapat membantu memperkenalkan program prioritas pemerintah kepada masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik.

“Peran Ekraf ini sangat penting untuk mengakselerasi supaya program bisa lebih dikenal dan partisipasinya juga bisa lebih besar,” kata Tiar.

Ia menambahkan, model kolaborasi serupa berpeluang diterapkan di kota lain. Menurut Tiar , keterbukaan pemerintah daerah dan kesamaan semangat untuk melayani masyarakat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan berbagai program.

Sebagai warga asal Tasikmalaya, Tiar juga mengapresiasi penggunaan identitas kreatif lokal dalam kegiatan tersebut. Kehadiran maskot Titi dan Tata menjadi salah satu unsur pembeda yang menarik perhatian masyarakat.

“ Kegiatan seperti ini turut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. Ramainya pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan” ujarnya

Pada kesempatan yang sama Viman mengaku antusiasme masyarakat melampaui target awal. Menurutnya, penyelenggara menargetkan 150 peserta pemeriksaan kesehatan dalam sehari, tetapi jumlah tersebut sudah terlampaui pada hari sebelumnya.

“ Tak sedikit pengunjung dari luar Kota Tasikmalaya, seperti Garut, Ciamis, dan Pangandaran, turut memanfaatkan layanan tersebut” ujarnya

Sementara itu Wamen Ekraf Irene Umar mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat. Menurutnya penguatan identitas lokal menjadi pembeda produk UMKM Tasikmalaya dengan daerah lain. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan agar kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku ekonomi kreatif tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Kita tidak mau hanya sesuatu yang seremonial, tetapi harus berkelanjutan, termasuk kolaborasi antara pusat dan daerah serta pertukaran talenta,” ujar Irene.

Pada saat yang sama Irene juga mengapresiasi langkah yang telah diambi oleh komunitas ekonomi kreatif, yaitu Gekraf Kota Tasikmalaya, yang cepat menangkap peluang dengan memasukkan unsur identitas lokal ke dalam produk UMKM

“Pelaku ekraf dapat membantu UMKM mengembangkan produk melalui pemanfaatan identitas lokal. Dengan pendekatan tersebut, produk khas Tasikmalaya diharapkan memiliki pembeda yang kuat” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!