Swara Gapura
Panumbangan Ciamis – Semangat melestarikan bahasa dan budaya bangsa mewarnai peringatan Festival Bulan Bahasa di SMP Negeri 2 Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Rabu (28/10). Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan di bidang kebahasaan dan seni budaya
Mengusung tema “Menjaga Tradisi, Mengukir Prestasi”, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa, memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi.
Peringatan Bulan Bahasa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang para siswa mengenal kekayaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai warisan budaya yang harus dijaga sekaligus upaya menanamkan nilai persatuan, kreativitas, serta menggunakan bahasa yang baik, benar, dan santuni.
Wakil Kepala SMPN 2 Panumbangan, Trisno Soeharto, menyampaikan bahwa Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat penting seperti sebagai bahasa persatuan di tengah keberagaman suku dan bahasa daerah di Indonesia ( pemersatu bangsa ) dan indentitas nasional
“Indonesia sangat kaya, tercatat ada ratusan bahasa daerah dari berbagai suku. Di sinilah pentingnya Bahasa Indonesia sebagai jembatan persatuan dan pemersatu kita,” ujarnya.
Menurut Trisno, kecintaan terhadap bahasa perlu diwujudkan melalui kebiasaan berkomunikasi secara santun, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat serta pelestarian bahasa ibu juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas dan kekayaan budaya bangsa
“Para siswa yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan tersebut akan dipersiapkan sebagai duta sekolah untuk mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat komisariat” ujarnya
“ Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga bagian dari upaya sekolah dalam menjaring dan membina potensi peserta didik” tambah Trisno
Ia menuturkan semangat berprestasi itu semakin terasa dengan capaian membanggakan SMPN 2 Panumbangan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) sebagai juara kategori Tembang Pupuh tingkat Kabupaten Ciamis dan berhak mewakili Kabupaten Ciamis di tingkat Jabar.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa bahasa daerah dan seni tradisional tetap memiliki tempat istimewa di kalangan generasi muda. Tembang Pupuh bukan hanya sebuah karya seni, tetapi juga sarana untuk mewariskan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan keindahan bahasa Sunda
“ Melalui peringatan Bulan Bahasa, diharapkan seluruh siswa semakin mencintai bahasa ibu, menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, serta terus berprestasi,” harap Trisno.
Melalui Festival Bulan Bahasa, SMPN 2 Panumbangan menegaskan bahwa menjaga tradisi dan meraih prestasi dapat berjalan beriringan. Bahasa Indonesia menjadi perekat persatuan, sementara bahasa daerah menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya yang patut dilestarikan.
“Semangat itu diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap siswa. Sebab, mencintai bahasa bukan hanya tentang merangkai kata, melainkan juga tentang menjaga warisan leluhur, menghargai keberagaman, dan menyiapkan generasi yang mampu membawa budaya bangsa menuju masa depan” terang Trisno
“Menjaga tradisi adalah merawat jati diri, sedangkan mengukir prestasi adalah langkah nyata untuk mengharumkan nama sekolah dan daerah” pungkasnya (SG. W.028/mon)
