Swara Gapura
Dalam rangka mengisi kegiatan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sekolah-sekolah melaksanakan program kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter siswa. Salah
satunya dilaksanakan di SDN 2 Kertaraharja, yang menyusun rangkaian kegiatan Ramadan secara terstruktur selama tiga minggu.
Kepala SDN 2 Kertaraharja, Cucu Kurniasih S.Pd, menyampaikan bahwa pada minggu pertama kegiatan diawali dengan aktivitas keagamaan yang dilaksanakan setiap pagi. Kegiatan tersebut meliputi salat Duha, pembacaan Yasin, serta tadarus Al-Qur’an.
“Setelah kegiatan keagamaan selesai, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan seperti biasa agar keseimbangan antara pendidikan agama dan pelajaran umum tetap terjaga,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Memasuki minggu kedua dan ketiga, kegiatan di sekolah lebih difokuskan pada penguatan materi keagamaan. Pihak sekolah menggandeng para ustaz dan ustazah dari lingkungan sekitar untuk memberikan pembinaan serta materi keislaman kepada para siswa.
Khusus pada minggu ketiga, kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai hari Selasa hingga Jumat dengan menghadirkan para ulama lokal secara aktif dalam proses pembelajaran keagamaan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Islam yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para siswa dibimbing untuk memahami tata cara ibadah yang benar, seperti praktik wudhu, pelaksanaan salat yang
baik, hingga pengenalan sejarah Islam.
Melalui kegiatan Ramadan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga tumbuh dengan akhlak mulia serta pemahaman agama yang kuat
.
Kerja sama dengan para ustaz dan ustazah di lingkungan sekitar sekolah juga menjadi bagian penting dalam program ini, sehingga siswa dapat lebih dekat dengan tokoh agama di masyarakat serta mendapatkan pemahaman keagamaan yang lebih luas dan mendalam. (SG.W-025/Awong)
