Swara Gapura
Warga Dusun Kaum RT 02/RW 03, Desa Panumbangan, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, mendesak pergantian Ketua DKM Masjid Besar Panumbangan. Tuntutan itu muncul setelah masjid yang berada di pusat desa tersebut disebut tidak menggelar takbiran Idulfitri selama kurang lebih delapan tahun terakhir.
Aspirasi warga itu mengemuka pada Sabtu (21/3/2026). Salah seorang warga, Justo, menilai kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi, mengingat Masjid Besar Panumbangan merupakan tempat ibadah milik seluruh masyarakat, bukan milik golongan tertentu.
“Hal ini tidak boleh terus terjadi di Panumbangan, karena masjid besar ini bukan milik satu golongan,” ujar Justo.
Menurut dia, kegiatan takbiran hingga pagi hari selama ini hanya dilaksanakan pada momentum Iduladha. Sementara pada malam Idulfitri, takbiran di Masjid Besar Panumbangan tidak pernah digelar.
“Yang takbiran di masjid besar sampai pagi itu hanya saat Iduladha. Padahal warga Panumbangan bukan hanya yang berhaji, melainkan banyak golongan masyarakat lainnya,” paparnya.
Situasi di lokasi sempat memanas. Namun, ketegangan berhasil diredam setelah Ketua dan Wakil BPD Desa Panumbangan, Kepala Desa Panumbangan, anggota Polsek anggota koramil Panumbangan, serta Ketua MUI Desa Panumbangan dan camat panumbanhab hadir untuk melakukan edukasi dan konsolidasi bersama warga.
Melalui dialog bersama, warga akhirnya dapat menerima penjelasan yang disampaikan Ketua MUI Desa Panumbangan. Suasana pun berangsur kondusif.
Ketua RT 02/RW 03, Yayat, berharap pada tahun mendatang warga setempat dapat kembali menggelar takbiran di Masjid Besar Desa Panumbangan sebagai bagian dari syiar Islam dan kebersamaan masyarakat.
“Kami berharap tahun depan warga setempat bisa melaksanakan takbiran di Masjid Besar Desa Panumbangan,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap Masjid Besar Panumbangan dapat menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjaga tradisi takbiran yang selama ini menjadi bagian dari semarak Idulfitri. (SG.W-025/Awong)
