Swara Gapura
Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana tingkat Kota Tasikmalaya berempat di Gedung Tasmalina Kelurahan Tugujaya Kota Tasikmalaya yang dirangkaikan dengan kegiatan bersih bersih disepanjang jalan Cipicung. Minggu (26/4)
Apel yang mengusung tema Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana, Siap Untuk Selamat tersebut dipimpin langsung Walikota Tasikmalaya VimanAlfarizi Ramadhan dan diikuti jajaran Pemkot Tasikmalaya, unsur TNI-Polri, Camat dan Lurah, relawan kebencanaan serta masyarakat
Menurut Viman tema yang di usung pada peringatan HKB tahun 2026 ini mengingatkan bahwa keselamatan tidak lahir dari kepanikan saat bencana datang tapi dari kesiapan yang dibangun jauh sebelum resiko itu datang
“ Ketangguhan lahir dari kesiapan masyarakat dalam menghadapi suatu ujian atau bencana “ ujarnya
Kota Tasikmalaya lanjut Viman, adalah Kota yang terus berkembang namun sekaligus memiliki karakter geografis dan tantangan kebencanaan yang menuntut kewaspadaan. Menurutnya dalam kurun waktu Januari sampai April 2026 tercatat 83 kejadian bencana seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang
“ Pemkot Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan kesiapsiagaan lebih sistematis melalui resiko bencana, rencana penanggulangan bencana, rencanakontijensi, edukasi dan simulasi kemasyarakat serta penguatan kolaborasi lintas sektoral “ terang Viman
Pada saat yang sama Viman juga mengingatkan bahwa secara global tantangan kebencanaan makin kimpleks, bahkan Word Risk Indeks tahun 2025 menempatkan Indonesia pada peringkat ketiga negara paling beriko terhadap bencana di dunia dengan skor 39,8
“ Saya berharap setiap kelurahan harus mempekuat kapasitas siaga bencana dan masyarakat makin sigap siaga, berkoordinasi dan saling menjaga” ujarnya
“ Mari bangun Kota Tasikmalaya yang tidak hanya tumbuh dan maju tapi juga siap siaga dan tangguh dalam menghadapi resiko” pungkas Viman
