SWARA GAPURA
JAKARTA — Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mematangkan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus mengintegrasikannya dengan pengembangan dan promosi ekonomi kreatif daerah dalam rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya.
Hal tersebut dibahas dalam audiensi Wali Kota Tasikmalaya bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta, Rabu, (02/09/2026).
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Asisten Staf Khusus Presiden, Asisten Daerah II Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.
Pertemuan diarahkan untuk memastikan agar agenda yang akan dilaksanakan di Kota Tasikmalaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menghadirkan pelayanan kesehatan melalui CKG, momentum tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang promosi bagi UMKM, produk kreatif, budaya, dan identitas khas Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota ingin memastikan rangkaian Hari Jadi Kota memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Kota harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan, sementara UMKM dan pelaku ekonomi kreatif kita mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produknya. Jadi satu momentum dapat memberikan manfaat dari sisi kesehatan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Wali Kota Tasikmalaya.
Ia menegaskan, integrasi antara CKG dan Bazar UMKM merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya menghadirkan kegiatan yang lebih produktif, berdampak, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin potensi Kota Tasikmalaya semakin dikenal. Batik, kelom geulis, payung geulis, produk anyaman, serta berbagai produk kreatif lainnya harus mendapatkan ruang promosi yang lebih luas. Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat menjadi penting agar potensi tersebut bisa naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih besar,” lanjutnya.
Dalam pembahasan, Cek Kesehatan Gratis direncanakan dilaksanakan di Asia Plaza Kota Tasikmalaya pada 17–20 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.
Pemerintah Kota Tasikmalaya pada prinsipnya telah menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Sementara untuk sejumlah perlengkapan yang masih diperlukan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Kementerian Kesehatan RI. Kementerian Ekonomi Kreatif turut mendorong dan memfasilitasi koordinasi tersebut agar kebutuhan teknis dapat dipenuhi sebelum pelaksanaan kegiatan.
Pihak Kementerian Ekonomi Kreatif RI menyambut baik rencana Pemerintah Kota Tasikmalaya yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan promosi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
“Kami mendukung langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mengoptimalkan momentum Hari Jadi Kota sebagai ruang yang memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar program pemerintah dapat memberikan dampak yang semakin luas,” demikian salah satu poin yang disampaikan pihak Kementerian Ekonomi Kreatif dalam audiensi tersebut.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyatakan komitmennya untuk turut mendorong dan memfasilitasi koordinasi terkait kebutuhan perlengkapan CKG dengan Kementerian Kesehatan RI.
Pelaksanaan CKG selanjutnya akan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya dan dikombinasikan dengan Bazar UMKM Lokal.
Bazar tersebut diarahkan untuk menampilkan produk-produk unggulan dan ciri khas Kota Tasikmalaya, antara lain kelom geulis, batik Tasikmalaya, produk anyaman, payung geulis, serta berbagai produk ekonomi kreatif lokal lainnya.
Integrasi tersebut diarahkan agar momentum Hari Jadi Kota tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menciptakan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membuka ruang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Selain membahas CKG dan Bazar UMKM, audiensi juga membahas konsep serta identitas visual Hari Jadi Kota Tasikmalaya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya akan melaksanakan sayembara desain logo Hari Jadi Kota yang direncanakan berlangsung kurang lebih selama dua minggu. Konsep dan logo selanjutnya akan segera difinalisasi agar dapat digunakan dalam berbagai materi publikasi dan promosi.
Identitas Hari Jadi tersebut diharapkan mampu merepresentasikan karakter Kota Tasikmalaya dengan mengangkat unsur budaya, potensi daerah, produk unggulan, serta ciri khas lokal. Dengan demikian, identitas Hari Jadi dapat sekaligus menjadi bagian dari strategi promosi daerah dan memperluas pengenalan terhadap produk UMKM serta ekonomi kreatif Kota Tasikmalaya.
Sebagai tindak lanjut hasil audiensi, Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memastikan kesiapan teknis pelaksanaan CKG, melanjutkan koordinasi pemenuhan peralatan dengan kementerian terkait, memastikan kesiapan SDM dan sarana pendukung, menyiapkan Bazar UMKM Lokal, serta mempercepat penyusunan konsep dan identitas visual Hari Jadi Kota Tasikmalaya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap rangkaian Hari Jadi Kota dapat menjadi momentum yang menghubungkan pelayanan publik, kesehatan masyarakat, penguatan identitas daerah, serta pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif dalam satu rangkaian kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. SWG 010
