Momentum Maulid Nabi, Masjid Raya Panjalu Resmi Berganti Nama Menjadi Masjid Gusdur

Swara Gapura

Panjalu Ciamis — Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026 di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, menjadi momen istimewa dengan diresmikannya Masjid Raya Panjalu menjadi Masjid Gusdur, Sabtu, (12 /9).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Camat Panjalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), unsur Forkopimcam Panjalu, para kepala desa se-Kecamatan Panjalu, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), komunitas Gusdurian serta tamu undangan lainnya.

Ketua DKM Masjid Gusdur, H. Asep Rahmat Suryana, mengungkapkan bahwa pemberian nama Masjid Gusdur tidak terlepas dari sejarah kunjungan Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), ke kawasan Situ Lengkong Panjalu.

Menurutnya, Gus Dur pernah berziarah ke Nusa Gede, Situ Lengkong Panjalu, pada 5 Juli 2000 dan menandatangani sebuah prasasti. Momentum tersebut kemudian menjadi salah satu inspirasi dalam pemberian nama Masjid Gusdur.

“Alhamdulillah, hari ini masjid ini resmi menjadi Masjid Gusdur. Nama ini bukan sekadar simbol, tetapi merupakan sebuah amanah untuk meneladani nilai-nilai yang diwariskan Gus Dur, baik dalam kehidupan keagamaan, keimanan, kepedulian terhadap budaya, maupun dalam menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur,” ungkap H. Asep.

Ia berharap Masjid Gusdur tidak hanya menjadi bangunan megah, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menjadi pilar dan pusat berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti Pusat ibadah dan dakwah menyejukkan, keilmuan dan pendidikan, kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, kemandirian ekonomi umat,  pengembangan lingkungan hijau melalui program masjid hijau dan Pusat wisata religi dan edukasi sejarah dan wisatawan serta Rumah singgah bagi pengunjung yang datang ke Panjalu.

“Untuk mewujudkan berbagai cita-cita tersebut, diperlukan kerja sama dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat,” tambah H Asep

Dengan peresmian nama Masjid Gusdur ini, diharapkan masjid tersebut dapat menjadi ruang atau tempat bersama yang terbuka bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai nilai keagamaan, pendidikan, sosial, dan budaya, serta pemberdayaan ekonomi umat khususnya di Kecamatan Panjalu.

“Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Gusdur diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan yang memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dari pengembangan wisata religi dan edukasi sejarah di Kabupaten Ciamis” pungkas H Asep (SG.W.028/mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!