Swaragapura
Bertempat diĀ Balai Kota Cirebon, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat (jabar) Siska Gerfianti mengukuhkan Ketua dan melantik Ā pengurus TP PKKĀ Kota Cirebon. Turut hadir pada kegiatan tersebut Walikota Cirebon, Ketua TP PKK Kota Cirebon dan pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Cirebon serta pengurus TP PKK Kota Cirebon. Selasa (3/6)
Dalam sambutannya Siska menekan bahwa TP PKK Kota Cirebon untuk mendukung dan menyelaraskan program kerja dengan agenda prioritas pemerintan provinsi Jawa Barat dan mendukung visi misi Gubenur Jawa barat karena PKK merupakan mita utama pemerintah
ā Saya mengajak untuk bersama sama mendukungĀ visi dan misi Gubenur Jawa Barat mewujudkan Jawa Barat Istimewaāujarnya
Sementara itu Ketua TP PKK Kota Cirebon Noviyanti Edo menyampaikan komitmennya mendukung penuh visi pemerintah daerah. Menurutnya TP PKK bertekad mewujudkan Kota Cirebon yang sejahtera, tertata, aspiratif, aman, dan berkelanjutan atau ā Setara Berkelanjutanā melalui pelaksanaan 10 program PKK
ā Program Program PKK Kota Cirebon fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak ,ketahanan pangan rumah tangga serta mendorong partisipasi masyarakat dan pembangunan yang inklusifā terangnya
ā Meski demikian, kami menyadari tantangan ke depan cukup komplek oleh karena itu pengurus baru diharapkan membawa semangat segar untuk membangun komunikasi terbuka, bersinergi dan pelayanan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakatā Ā tambah Noviyanti
Ditempat yang sama Walikota Cirebon Effendi Edo berpesan agar para Pengurus TP PKK yang baru dilantik bersedia bekerja keras mendukung pemerintah dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya tujuan besarnya sangat jelas yaitu memberdayakan dan mensejahterakan keluarga
āSaya berharap semuanya bekerja keras dan bersungguh sungguh dalam menjalankan tugas sebagai pengurus PKKā ujarnya
āDan yang tidak kalah pentingnya lagi , adalah bekerja dengan baik dan ikhlas dalam melayani masyarakat yang membutuhkan, janganĀ dijadikan bebanā pungkas Edo
