Swaragapura
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bareng Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) akan membangun dua rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik keluarga berisiko stunting (KRS) di Kampung Cimanggu Desa Patengan Kec Rancabali Kabupaten Bandung yaitu pasangan Roisah dan Aceng , 2, rumah yang dihuni lima orang
Untuk memastikan bedah rumah atau pembangunan rumah tersebut Menteri kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) WIhaji bersama Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Pengurus Pusat Muhammadiyah Ardi Luthfi Kautsar usai menghadiri Retreat dan Jambore Bangga Kencana Jabar (12/7) mengecek langsung ke rumah yang akan dibangun
“ ini bantuan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dari Lazismu. Kerjasama semua stakeholder terkait agar bisa cepat, tidak harus menunggu seperti bantuan dari pemerintah yang harus melalui tahapan perencanaan” ujar Wihaji
Wihaji menjelaskan, pihaknya telah menyediakan data KRS by name by address. Data itu kemudian bisa menjadi bahan pertimbangan orang tua asuh untuk menyalurkan bantuan sehingan penyalurannya sesuai atau tepat sasaran
“ Setelah dikunjungi kedua rumah Rutilahu milik KRS tersebut , Kemendukbangga menilai perlu dan layak mendapatkan bantuan biaya bedah rumah
Ditempat yang sama Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Ardi Luthfi Kautsar menuturkan, Lazismu akan memberikan bantuan bedah rumah dengan nilai Rp 50 juta per rumah. Menurutnya bantuan tersebut akan direalisasikan dalam bentuk bantuan dan pengerjaan bangunan
“ Kami akan langsung memberikan dana bantuan, termasuk tenaga untuk rehabilitasi. Penerima program akan langsung menerima jadi” pungkas Ardi
