Swara Gapura
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor UMKM. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, dalam acara pembukaan Program UMKM Naik Kelas, yang digelar di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (22/7/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyambut baik inisiatif UMKM Naik Kelas yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menilai program ini selaras dengan visi Kabupaten Tasikmalaya dalam meningkatkan
kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro.
“Program seperti ini sangat penting dan perlu ada pendampingan yang berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar terasa. Ke depan, kami berencana mengadopsi program serupa untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di tingkat kabupaten,” ujarnya.
Lebih lanjut, Asep Sopari mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Tasikmalaya akan meluncurkan program kredit tanpa bunga bekerja sama dengan bank daerah, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaku UMKM.
“Kami akan terus mendorong pemberdayaan UMKM agar mampu menjadi penggerak utama perekonomian daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kabid Pengembangan UKM, Moch Danny Fulton, S.Hut., M.Eng., M.Sc., menjelaskan bahwa program UMKM Naik Kelas bertujuan memperkuat ekosistem UMKM dari berbagai aspek — mulai dari produksi, legalitas, kualitas produk, pemasaran, hingga manajemen dan keuangan usaha.
Sebagai bagian dari kegiatan pembukaan, turut digelar sosialisasi literasi keuangan dari OJK Tasikmalaya dan Bank BJB, serta pameran produk UMKM binaan. Acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Mayasari Bakti dan Korda UMKM Naik Kelas Kabupaten Tasikmalaya dalam hal pelatihan dan pengembangan kapasitas pelaku UMKM.
Sejumlah tokoh dan perwakilan instansi turut hadir dalam acara ini, di antaranya Ketua Dekranasda, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Kumindag), perwakilan Bank Indonesia, Bea Cukai Tasikmalaya, Kadin Kabupaten Tasikmalaya, HIMKI DPD Priangan, Kementerian Agama Tasikmalaya, X-Sha Grup, serta para pendamping UMKM. (SG.W-019/j0)
