Tingkatkan Kualitas Keluarga, IPKB Jabar Gagas Jurnalisme Keluarga

Swaragapura

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat menggagas adanya jurnalisme Keluarga. Gagasan tersebut  merupakan transformasi dari dideklarasikan perkumpulan jurnalis Peduli Keluarga sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas keluarga di Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Ketua IPKB Jawa Barat Najip Hendra SP saat briefing dan konsolidasi organisasi IPKB di Operation Room DP3AKB Jawa Barat Bandung Selasa (22/7) lalu

Gagasan ini  lanjut Najip merupakan ekspresi kepedulian kalangan jurnalis pada isu isu pembangunan keluarga seperti ketahanan keluarga, keluarga berencana dan perlindungan anak. Menurutnya profesi jurnalis memiliki peran strategis dan mampu mengemas pesan program dalam bahasa yang mudah dimengerti

“ Selain memiliki peran stretegis,  jurnalis juga memiliki aksesibilitas luas sehingga dapat mengakses informasi penting dan bisa menyampaikan pesan public kepada pimpinan daerah” ujarnya

Ia juga menambahkan secara konkret jurnalis keluarga dalam melihat suatu peristiwa lebih  mempetimbangkan kepada pembangunan keluarga contohnya karya jurnalis tidak melulu mengeksploitasi kekerasan rumah tangga dan pada anak.

“ Dalam posisi ini jurnalis memosisikan pada sudut pandang korban yang harus dilindungu dan mempertimbangkan masa depat korban” imbuh Najip

“ Dan kami juga mencoba mengkontruksikan pemberitaan lebih mengedepankan pada pemberdayaan keluarga karena keluarga berdaya sebagai penopang utama ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga” tambahnya

Sementara itu Kepala DP3AKB Jawa Barat Siska Gerfianti mengaku menyambut baik sekaligus mengapresiasi gagasan dibentuknya jurnalis keluarga. Menurutnya jurnalis keluarga menjadi sebuah kekuatan baru untuk mewujudkan perempuan berdaya, anak terlindungi dan keluarga berkualitas di Jawa Barat

“ Ada tiga peran strategis media dalam pembangunan keluarga untuk mewujudkan Jabar Istimewa. Pertama  meningkatkan kesadaran masyarakat  terkain pengendalian pendudukan  dan urusan perempuan dan anak, kedua penyebarluasan informasi dan ketiga mampu mempengaruhi dan membangun opini” terangnya

Pasa kesempatan yang sama Siska juga berpesan agar para jurnalis yang terhinpum dalam perkumpulan  untuk menjadikan kejadian baik atau program baik menjadi berita yang baik dalam penyajian kepada pembaca

“ Sampaikan berita baik mengandung informasi baik dan benar yang dapat mempengaruhi opini masyarakat sehingga dapat membentuk manusia  di Jawa Barat memiliki karakter Panca Waluya: Cageur, Bener, Pinter dan Singer” pungkasnya

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!