Situ Lengkong Panjalu Meluap, Sembilan Rumah dan Lahan Pertanian Warga Terendam

Swara Gapura

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Panjalu pada Selasa (11/11/2025) menyebabkan debit air Situ Lengkong Panjalu meningkat signifikan hingga meluap ke area pemukiman warga. Akibatnya, sembilan rumah dan sejumlah lahan pertanian di Dusun Dukuh dan Dusun Banjarwaru terendam air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

Pemerintah Desa Panjalu bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Balai Konservasi dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat untuk melakukan langkah darurat berupa pembukaan sementara pintu air guna mengurangi debit air di situ.

Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus Surya Adinegara, menjelaskan bahwa banjir tersebut murni disebabkan oleh curah hujan tinggi yang membuat air di Situ Lengkong tidak tertampung.

“Sebanyak sembilan rumah warga tergenang akibat luapan air dari Situ Lengkong Panjalu, termasuk beberapa lahan pertanian di wilayah Dusun Dukuh dan Banjarwaru,” ujar Yuyus.

Ia menambahkan, pihak desa bersama PSDA telah berupaya mengendalikan situasi dengan membuka pintu air agar genangan air cepat surut dan tidak meluas ke wilayah lain.

Selain itu, Yuyus juga mengusulkan agar pengawasan pintu air ke depan dapat dilakukan oleh warga setempat untuk mempercepat respons saat kondisi darurat.

“Kami berharap penjaga pintu air bisa berasal dari masyarakat sekitar, supaya ketika keadaan mendesak seperti ini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” pungkasnya. (SG.W-028/mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!