Swara Gapura
Upaya penyelamatan sungai dari sampah dan pengendalian banjir dikawasan rawan banjir di Kota Tasikmalaya mendapat perhatian dengan kolaborasi strategis lintas sektor. Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya bersama Bidang PSDA Dinas PUTR Kota Tasikmalaya dan BBWS serta warga setempat membersihkan sungai Cikalang di wilayah Kelurahan Nagarawangi Kota Tasikmalaya. Kamis (9/4)
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya Feri Arif mengatakan tujuan dari kegiatan bersih bersih sungai ini merupakan salah upaya untuk menghindari tumpukan sampah di aliran sungai yang akan mengakibatkan tersendat bahkan tersumbatnya aliran air.
“ Tumpukan sampah disungai akan mendampak buruk pada lingkungan dan bila datang hujan deras bisa mengakibatkan banjir” ujarnya.
“ Sampah yang menumpuk di sungai kebanyakan adalah sampah rumah tangga atau limbah domestik diantaranya sampah plastic, steropom dan botol plastic serta dedaunan dan ranting pohon” tambah Feri.
Sebenarnya lanjut Feri, untuk wilayah Kelurahan Nagarawangi terakait dengan pelayanan sampah sudah maksimal dan teratasi dengan baik, namun bilamana ada sampah dialiran sungai Cikalang bisa dipastikan sampah tersebut berasal dari hulu sungai atau kiriman dari daerah lain
“ Untuk Hari ini difokuskan di kelurahan Nagarawangi selanjutnya akan menyisir sungai yang berada di wilayah kelurahan Sukanegara, Bebedahan, dan Purbaratu” terangnya
Pada saat yang sama Feri juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakatbe Kota Tasikmalaya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya masing masing dan dilarang membuang sampah ke sungai serta memilah dan memilih sampah organic dan non organic
“ Agar sampah bisa dimanfaatkan kembali masyarakat harus memilah dan memilih sampah organic dan an organic misalnya sampah organic bisa di buat pupuk kompos” ujarnya
“ Mari kita sama sama menjaga Kota Tasikmalaya supaya tetap resik sehingga lingkungan menjadi bersih dan asri” tambahnya
Sementara itu ditempat yang sama Kepala Bidang PSDA Dinas PUTR Kota Tasikmalaya Rino Isa mengaku kegiatan bersih bersih ini berawal dari terjadinya peristiwa luapan air sungai Cikalang pada hari kamis lalu yang berdampak terendamnya beberapa rumah warga
“ Hasil tinjauan kelapangan ternyata luapan air sungai diakibatkan aliran air tersumbat dikarenakan tumpukan sampah yang didominasi sampah rumah tangga” ujarnya
Disisi lain Rino juga menegaskan pemeriharaan sungai atau saluran irigasi sebenarnya sudah dilakukan secara rutin dibeberapa titik sungai, namun demikian untuk sungai di Cikalang harus dilakukan secara khusus pasalnya tumpukan sampah yang dominasi sampah rumah tangga sudah cukup parah.
“ Melalui kolaborasi lintas sektor diharapkan aliran air sungai Cikalang dapat kembali normal sehingga resiko terjadinya banjir bisa diminimalisir” ujarnya
“ Dan kami berharap masyarakat bisa menjaga lingkungan masing masing agar tetap bersih dan tidak membuang sampah apapun kesungai” pungkas Rino
