Kuliah Umum UIN Bandung, Mendukbangga: Persiapkan SDM Unggul Dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045.

Swara Gapura

2000 peserta terdiri dari mahasiswa, mahasiswi, dosen, tenaga pendidikan danĀ  penyuluh KB serta mitra kerja aktif Program Bangga Kencana mengikuti kuliah umum yang selenggarakan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Aula Anwar Musadad . Kamis (9/4)

Selain Kuliah Umum, untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan kependudukan dan keluarga berkualitas sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045 dilaksanakan pula penandatangan Mou antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan Kemendukbangga

Kegiatan yang bertemakanā€œ Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045ā€ tersebut menghadirkan Menteri Kependudukan dan pembangunan Keluarga (Mendukbangga) /BKKBN Wihaji sebagai pembicara utama Ā yang dilaksanakan secara hybrib

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Fauzan Ali Rasyid, menekankan bahwa kajian hukum keluarga mempunyai yang peran strategis dalam menjawab berbagai persoalan Ā dan tantangan sosial di masyarakat.

ā€œPenguatan kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga menjadi sangat relevan dengan bidang keilmuan yang dikembangkan di fakultas tersebut.ā€ Ujar Fauzan

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon AnwarĀ  juga menegaskan bahwa isu kependudukan memiliki keterkaitan erat dengan Al-Qur’an, aspek keluarga dan kependudukan menjadi bagian penting yang menunjukkan Ā Islam memiliki perhatian besar terhadap pengelolaan kehidupan manusia secara berkelanjutan.

ā€œKesiapan UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan kependudukan dan keluargaā€ tegasnya

Ditempat yang sama Mendukbangga Wihaji menuturkan bahwa Kemendukbangga siap membantu 8 program prioritas Presiden dan fokus pada penanganan serta isu strategis Kemendukbangga untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

ā€œ 74. 092.313 Keluarga Indonesia Ā menjadi tanggung jawab pemerintah harus sejahtera melalui program penguatan kualitas keluarga, pencegahan stunting, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan leadership,Ā  dinamika pernikahan, Lansia Berdaya serta layanan keluarga berbasis hukum dan nilai keagamaanā€ terangnya

Ia menambahkan bahwa Bonus Demografi dan tantangan kependudukan harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong inovasi teknologi.

ā€œTanpa strategi ini, melimpahnya penduduk usia produktif berisiko memicu pengangguran tinggi dan bencana ekonomi.ā€ Pungkas Wihaji

 

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!