Swara Gapura
Dalam rangka memperluas wawasan generasi muda terhadap peluang industry kreatif di era digital, ratusan pelajar SMA/SMK di Kota Tasikmalaya mengikuti Seminar Industry Music Dan Ekonomi Berbasis Digital yang diselenggarakan kerjasama antara Ramusarindo, Polres Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Sabtu (30/5)
Kegiatan yang digelar di Gedung Creative Center (GCC) Komplek Olah Raga Dadaha Kota Tasikmalaya di buka oleh Pelaksana Harian (Plh) Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara
Menurut Diky, subsektor ekonomi kreatif menjadi salah satu bidang yang menjanjikan bagi kalangan muda khusus yang mempunyai minat dan bakat seperti di bidang seni dan musiik serta teknologi digital. Dengan demikian ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi
“ Potensi pelajar di Tasikmalaya di bidang kreativitas seni dan music besar, namun perlu dibarengi pemahaman penglolaan karya, perkembangan teknologi hingga peluang bisnis dari indusktri kreatif sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi” ujarnya
Diky berharap semua musisi bisa bersatu, berkolaborasi dan bersinergi dengan siapapun, kalaupun harus terpisah karena alasan-alasan tertentu tetap bergerak dengan satu tujuan yaitu membangkitkan music Indonesia khususnya di Kota Tasikmalaya. Menurutnya setiap musisi punya ego masing masing namun demikian bukan berarti tidak bisa bersatu
“ Bangkitkan Musik Indonesia minimal membuat kreativitas dan kreasi positive baik itu berupa sarana digital maupun karyanya yang menunjang terhadap kebangkitan seni music Indonesia” terangnya
“ Untuk kebaikan Kota Tasikmalaya, mari sama sama bangkitkan bidang seni di Kota Tasikmalaya baik music maupun budaya” pungkas Diky
