Swara Gapura
Wakil Walikota Tasikmalaya menghadiri lounching Komunitas Kendangers Tasikmalaya di Taman Gedung Creative Centre (GCC) Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya Minggu (21/6). Komunitas Kendangers merupakan wadah untuk berkarya  dan mengembangkan kreativitas para seniman kendang di Tasikmalaya.
Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara mengaku bangga akan lahirnya Komunitas Kendangers Tasikmalaya. Hal ini membuktikan di Tasikmalaya masih banyak yang serius melestasikan budaya sunda. Dan juga bisa membuka peluang untuk pengembangan destinasi wisata khususnya yang berbasis seni budaya
“ Kegiatan Kendangers ini  diharapkan bisa menginspirasi anak anak muda untuk terus melestarikan seni tradisional  serta menjadi agenda rutin misalnya kegiatan kendangers diadakan sebelan sekali “ ujarnya
Diki juga berharap kedepan bisa diselenggarakan Rineka Kesenian Sunda (Rakasun). Dimana pada kegiatan tersebut akan digelar atau dimunculkan kesenian kesenian dan budaya sunda seperti pesilat, pemain teater, pemain kendang dan penari
“ Kegiatan Rakusan akan menjadikan satu kesatuan dalam gelaran seni sunda dan untuk menyemarakannya acara bisa dihadirkan dua artis” ujarnya
Sementara itu di tempat yang sama Ketua Umum Komunitas Kendangers Tasikmalaya Achmad Nasrudin mengatakan Komunitas Kendangers adalah ruang kolaborasi para pelaku seni di Tasikmalaya untuk membangun kebersamaan dan  memperluas kreativitas khususnya seni dan budaya sunda
“ Sebenarnya komunitas ini sudah berdiri sejak tahun 2020 dengan nama Kendangers Singaparna. Hingga saat ini sudah ada 300 anggota tersebar di Kota- Kabupaten” ujarnya
Dengang mengusung “ Dulur Salembur Baraya Saalam Dunya” lanjut Achmad Komunitas Kendangers Tasikmalaya mencerminkan semangat rasa persaudaraan dan kebersamaan serta kecintaan  seniman dan masyarakat terhadap seni budaya lokal
“ Seni budaya sunda khususnya kendang harus diturun bukan hanya sekedar tontonan atau hiburan tapi  budaya daerah yang harus dilestarikan” pungkasnya
