Swara Gapura
Panjalu, – Situs Karomah Cipanjalu yang terletak di Desa Bahara, Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata religi unggulan yang menawarkan nuansa peradaban kuno yang mendalam. Situs ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang penyebaran agama Islam di tanah Galuh yang masih lestari hingga saat ini. Kamis (16/7)
Sesepuh Desa Bahara sekaligus Pengutus Cipanjalu, Elan Ramlan, dalam keterangannya menyampaikan pentingnya filosofi “ngarawat ngarumat”. Prinsip ini menjadi fondasi bagi masyarakat setempat dalam menjaga dan melestarikan warisan peninggalan leluhur Cipanjalu.
“Upaya melestarikan peninggalan leluhur merupakan salah satu bentuk penghormatan kita terhadap sejarah penyebaran Islam di masa lalu,” ujar Elan Ramlan.
Ia menjelaskan bahwa akar sejarah di Cipanjalu bermula dari tokoh besar Eyang Prabu Cakra Dewa, yang kemudian syiarnya diteruskan oleh Eyang Boros Ngora. Estafet kepemimpinan spiritual inilah yang menjadi titik balik berkembangnya ajaran Islam yang damai dan berbudaya di wilayah Panjalu.
“Hingga saat ini, upaya pelestarian yang dilakukan oleh para sesepuh di Panjalu tidak hanya berfokus pada peninggalan fisik, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan” ujarnya.
“Bersama para tokoh masyarakat, situs Cipanjalu terus menjadi pusat penguatan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), yang menyatukan umat dalam semangat kemajuan zaman tanpa meninggalkan akar budaya leluhur” tambah Elan
Elan berharap keberadaan Situs Karomah Cipanjalu dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa Islam dan kebudayaan lokal dapat berjalan beriringan dalam menciptakan peradaban yang harmonis. (SG.W.025/Awong)
