Andi Sulanjani Nakhodai LASQI Kota Tasikmalaya, Wakil Walikota Tasikmalaya Tegaskan Butuh Komitmen Dan Konsistensi Tinggi

Swara Gapura

Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara menghadiri sekaligus membacakan naskah pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kota Tasikmalaya masa bakti 2025-2030 di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya. Kamis (16/7)

Menurut Diky, pelantikan pengurus DPD LASQI Kota Tasikmalaya menjadi momentum untuk lebih memperkuat eksistensi LASQI sebagai wadah pengembangan seni budaya Islam di Kota Tasikmalaya sekaligus mendorong lahirnya generasi yang kreatif, religius, dan berprestasi melalui seni qasidah

“  Untuk membawa LASQI maju terus dibutuhkan komitmen yang kuat dan konsistensi tinggi serta selalu memegang teguh kepercayaan yang telah diberikan” tegasnya

Pada kesempatan yang sama DIky juga memberikan Apresiasi  yang setinggi tingginya kepada seluruh Pengurus DPD LASQI yang baru mengemban amanah untuk masa bakti 2025-2030.  Dan semoga LASQI dapat menjadi mitra dalam membangun Kota Tasikmalaya ke arah yang lebih baik dan maju

“ Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah Kota Tasikmalaya dalam upaya meperkuat peran seni religi  atau islami serta mengembangkan nilai nilai budaya” terangnya

Diky juga menekankan bahwa seni Islami tidak sekedar menjadi hiburan semata, akan tetapi harus mampu menanamkan dan memperkuat nilai nilai akhlakul karimah di tengah tengan masyarakat

“ Saya berharap selain untuk dilestarikan, seni qasidahan juga sebagai media dakwah dan pembinaan karakter generasi muda” ujarnya

Sementara iitu ketua DPD LASQI Kota Tasikmalaya terpilih Andi Sulanjani menegaskan akan menghidupkan kembali  serta terus mengembakan seni qasidah  sekaligus mensyiarkan Islam melalui seni qasidahan

Namun demikian Andi juga mengakui untuk menghidupkan dan mengembangkan seni qasidahan bukan hal mudah terutama bagi kalangan generasi muda. Menurutnya untuk menembus kalangan generasi muda LASQI harus menciptakan karya karya kekinian sehingga dapat menarik perhatian generasi muda

“ Meski menciptakan karya  karya kekinian untuk masuk ke kalangan generasi muda namun tetap bernafaskan Islam “ ujarnya

“  Untuk itu kedepan pengurus akan fokus pada program pembinaan group group qasidahan yang beranggotakan generasi muda untuk berlatih vocal serta akan menciptakan lagu lagu religi baru yang bisa masuk dikalangan generasi muda “ pungkas Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!