Petani Panumbangan Mulai Rasakan Dampak Positif Program MBG

Swara Gapura

Panumbangan Ciamis – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak kepada pemenuhan gizi masyarakat, akan tetapi juga membuka peluang pasar bagi hasil pertanian dan pelaku usaha lokal melalui kebutuhan bahan baku dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Salah satu manfaat itu dirasakan Joni  petani asal Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang kini telah menjalin kerja sama dengan dapur MBG Dewi Maya. Ia menilai  keberadaan program MBG  membuat hasil  seraoan pertaniannya menjadi lebih terjamin

“Selama ini saya bisa menjual hasil pertanian ke dapur MBG Dewi Maya sesuai kebutuhan. Yang sering dibutuhkan di antaranya tomat, timun, kol, dan pakcoy,” ujar Joni. Senin (10/8)

Ia berharap petani di Panumbangan yang dapat memanfaatkan peluang dari program MBG  semakin banyak sehingga usaha pertanian masyarakat semakin berkembang dan maju . Menurut Joni pertanian berkembang dan maju maka kesejahteran petani dan keluarganya akan meningkat

“Kami berharap semua petani yang ada di Panumbangan dapat berkembang dan memanfaatkan peluang yang ada. Mudah-mudahan pemerintah juga semakin antusias membantu para petani,” katanya.

Pemberdayaan produk lokal tersebut sejalan dengan arahan Bupati Ciamis yang mendorong setiap dapur MBG untuk memanfaatkan produk lokal, mulai dari sayuran, telur ayam, hingga berbagai kebutuhan pangan lainnya.

Dengan demikian, program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal, khususnya sektor pertanian dan UMKM.

Sementara itu ditempat terpisah , Hj. Evi, salah satu pemilik toko sembako di Panumbangan, mengatakan sejumlah dapur MBG di wilayah kecamatan panumbangan juga telah berbelanja kebutuhan dari pelaku usaha lokal.

“Alhamdulillah, selama ini ada beberapa dapur MBG di Panumbangan yang berbelanja sesuai kebutuhan dapur, mulai dari sembako, sayuran, buah-buahan dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi antara dapur MBG dengan petani, pedagang, serta pelaku usaha lokal perlu terus diperkuat. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Kecamatan Panumbangan.

“Kami berharap semua dapur program MBG yang ada di wilayah Kecamatan Panumbangan dapat berkolaborasi dengan pedagang, petani, dan pengusaha lainnya” ujar Hj Evi

“ Jangan sampai kebutuhan dibeli ke luar daerah jika produk yang dibutuhkan tersedia di wilayah Panumbangan,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!