Swara Gapura
Panjalu Ciamis – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam menjadi perhatian serius bangi Anggota DPR RI, Ir. H. Herry Dermawan. Melalui kegiatan silaturahmi dan sosialisasi rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), Herry mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan, lahan, serta sumber mata air demi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Objek Pertanian dan Perikanan Kapunduhan, Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis Rabu (4/11) tersebut disambut antusias 500 warga Desa Kertamandala yang hadir mengikuti sosialisasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Herry Dermawan, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Yoyo Wahyono, Kepala BPDAS Cimanuk-Citanduy Umar Nasir, Kepala Desa Kertamandala, tokoh masyarakat Endang Sulaeman, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Herry Dermawan mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang mencapai sekitar 500 orang. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal penting yang perlu dibangun bersama.
Ia menegaskan, rehabilitasi hutan dan lahan bukan sekadar kegiatan menanam pohon, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam, melindungi sumber mata air, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Menurut Herry, salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan adalah dengan mendorong penanaman berbagai jenis pohon produktif sehingga selain memberikan manfaat ekologis, juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat khususnya masyarakat sekitar hutan.
“Melalui penanaman pohon produktif, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber mata air, tetapi juga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat” ujarnya
“Untuk mendukung upaya tersebut, kami menyiapkan sebanyak 20 ribu batang bibit pohon untuk ditanam,” tambah Herry.
Ia berharap, melalui keterlibatan aktif masyarakat, gerakan penghijauan dapat terus berkembang dan menjadi kesadaran bersama. Sebab, menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air bagi kehidupan masyarakat di masa mendatang” pngkas Herry. (SG.W.028/mon)
