Ajang O2SN, FLS2N hingga Pentas PAI Jadi Wadah Lahirkan Talenta Unggul Siswa

Swara Gapura

Bertempat di SMPN 1 Panaumbangan rabu 22/4/2026, Ketua MKKS Komisariat 2, Maman Royandi, menegaskan bahwa pelaksanaan berbagai ajang kompetisi siswa seperti O2SN, FLS2N, FTBI, dan Pentas PAI harus mengikuti ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Pusat Prestasi Nasional.

Selain itu juga kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum penting untuk mengukur kemampuan serta menggali potensi setiap siswa di berbagai bidang.

“Kegiatan ini bukan hanya perlombaan, melainkan ajang untuk menguji kemampuan siswa.” Tujuannya adalah melahirkan generasi yang memiliki kompetensi unggul, baik di bidang olahraga maupun seni,” ujar Maman.

Maman menambahkan, melalui ajang ini diharapkan muncul bibit-bibit unggul dari tingkat SMP yang nantinya mampu bersaing hingga ke tingkat kabupaten bahkan nasional. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN meliputi atletik, renang, pencak silat, bola voli, bulu tangkis, bola basket, hingga panjat tebing.

“Ini adalah bentuk pencarian talenta terbaik. Kami berharap lahir atlet dan seniman muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk bekal kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maman menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya, sekaligus membawa nama baik Komisariat 2 di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, dari pihak SATAP Sukamantri juga menyampaikan optimisme dalam mengikuti kegiatan tersebut. Meski memiliki keterbatasan sumber daya manusia, semangat untuk berpartisipasi tetap tinggi.

“Walaupun kami memiliki SDM yang terbatas, namun harapan kami sangat besar. Selama beberapa bulan terakhir, siswa telah dipersiapkan dan dilatih secara maksimal oleh para guru,” ungkap perwakilan SATAP Sukamantri.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam ajang ini tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi lebih pada memberikan pengalaman berharga bagi siswa.

“Menang atau kalah bukan hal utama. Yang terpenting, siswa mendapatkan pengalaman, mampu menguji kemampuan diri, dan merasakan atmosfer kompetisi di event besar seperti ini,” pungkasnya.SG.W.025/Awong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!