Swara Gapura
Upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tata cara penyembelihan hewan yang sesuai syariat Islam terus digalakkan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan pelatihan juru sembelihan halal yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Juru Sembelih Halal Indonesia (DPD Juleha) Kota Tasikmalaya. Sabtu (2/5)
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin Universitas siliwangi tersebut dihadiri Wakil Waikota Tasikmalaya Diky Candra Negara dan di ikuti sekitar 100 orang petugas jagal
Menurut Diky makanan yang halal misalnya daging sapi maupun kambing kalau pola potongnya tidak benar atau tidak sesuai dengan syariat Islam maka makanan tersebut bisa menjadi haram dan membawa pengaruh tidak baik khususnya bagi umat muslim
“ Saya berharap masyarakat tidak hanya mampu menyembelih, tetapi juga memahami syariat sehingga daging yang dihasilkan benar benar halal dan thayyib” ujarnya
“ Dikwatirkan memakan daging tidak melalui pemotongan sesuai dengan syariat bisa merusak pola hidup, pola pikir dan karakter muslimin-muslimah” tambah Diky
Program DPD Juleha merupakan program yang sangat baik, maka dari itu Diky berharap agar kegiatan pelatihan seperti ini bisa dilakukan kapan saja karena hal ini akan menjadi bekal dalam penyajian makanan dengan pola pemotongan hewan sesuai syariat Islam seperti penyajian di hotel dan restoran
“ Hotel dan restoran harus menyajikan makanan melalui pemotongan hewan yang baik dan sesuai dengan syariat islam apalagi Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri” ujarnya
Program Juleha tidak hanya memberikan manfaat untuk kurban saja akan tetapi juga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Diky berharap setiap peserta pelatiihan dapat menyerap ilmu dan menerapkanya dengan baik terutama pada saat pelaksanaan kurban
“ Juru sembelih yang kompeten sangat penting untuk memastikan hewan yang disembelih sesuai dengan syariat, halal dan berkualitas” pungkasnya
