Jelang Idul Adha 1447 H, Plh Walikota Tasikmalaya Pastikan Hewan Kurban Sehat, Aman Dan Layak Di Konsumsi

Swara Gapura

Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya bersama tim Dokter hewan memastikan hewan kurban yang ada diwilayah Kota Tasikmalaya  secara umum dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat untuk kurban serta layak di konsumsi

Berdasarkan hasil monitoring dan pemeriksaan selama beberapa minggu terakhir tercatat sebanyak 1.532 ekor sapi, 300 ekor domba dan 700 ekor kambing telah diperiksa oleh tim dokter DKP3 Kota Tasikmalaya menunjukan kondisi hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman

Plh Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara  mengatakan pemeriksaan hewan jelang Idul Adha 1447 Hijriah dilakukan dalam rangka untuk memastikan hewan yang akan jual memenuhi syarat kurban baik dari sisi kesehatan maupun usia maka dari itu masyarakat tidak perlu khwatir terkait kondisi hewan kurban

“ Isya Allah, sejauh ini  hewan kurban di Kota Tasikmalaya dalam kondisi sehat dan aman serta memenuhi ketentuan syar’I sehingga aman untuk di konsumsi masyarakat” ujar Diky. Kamis (21/5)

Selain memeriksa kesehatan hewan kurban, Plh Walikota juga memastikan aspek kebersihan kandang dan lingkungan sekitar kandang. Menurutnya pembersihan lingkungan kandang harus dilakukan minimal dua hari sekali sedangkan untuk kandang  dibesihkan minimah sehari dua kali

“ Lingkungan dan kandang yang bersih dapat terhindar  penyakit sehingga hewan kurban akan tetap sehat dan aman serta layak untuk dikonsumsi” ujar Diky

Pada kesempatan yang sama Diky juga menghimbau masyarakat  agar tidak menggunakan kantong kresek hitam pada saat pembagian daging dan mendorong penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan  sehingga aman bagi kesehatan

“ Penggunaan kantong kresek saat pembagian daging kurban berisiko pada kesehatan. Maka gunakanlah kemasan yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan “ Ujar Diky

“ Selain itu juga plastic sekali pakai membutuhkan waktu sangat lama untuk dapat terurai di alam.” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!