Swara Gapura
Pemerintah Desa Panjalu kembali mengawali kegiatan pembangunan dengan menggelar doa bersama, sebuah tradisi yang telah melekat dan rutin dilakukan sebelum memulai setiap pekerjaan besar di desa. Kegiatan ini diikuti oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, LPM, serta perangkat desa sebagai bentuk kebersamaan dalam memohon
kelancaran seluruh proses pembangunan.
Doa bersama tersebut dilaksanakan di Makam Eyang Sarangka Yoga yang berada di Dusun Dukuh, Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, pada Senin (17/11/2025). Tempat ini dipilih karena memiliki nilai sejarah dan spiritual yang penting bagi masyarakat Panjalu.
Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus Surya Adinegara, mengungkapkan bahwa doa bersama menjadi sarana untuk memohon perlindungan serta pertolongan Allah SWT, agar setiap pekerjaan pembangunan berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi
masyarakat. Termasuk di antaranya pekerjaan normalisasi Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu yang kini memasuki tahap kedua.
“Alhamdulillah, hari ini kami mulai pelaksanaan normalisasi Situ Lengkong tahap II. Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Panjalu, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, baik kepada Bupati Ciamis maupun Gubernur Jawa Barat, yang telah memberikan dukungan dalam upaya penataan dan pembangunan objek wisata Situ Lengkong,” ujar Yuyus.
Ia berharap, melalui program normalisasi ini Situ Lengkong Panjalu semakin tertata, lebih lestari, serta mampu menjaga kelangsungan lingkungan dan ekosistem alam di sekitarnya. (SG.W-028/mon)
