Swara Gapura
Ciamis – Pemerintah Desa (Pemdes) Panjalu menggelar sosialisasi program revitalisasi Pasar Tradisional Panjalu di Aula Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam rangka untuk mewujudkan pasar tradisional yang lebih representatif, nyaman, dan aman serta mampu mendorong pertumbuhan perekonomian khususnya masyarakat Desa Panjalu. Rabu (8/7)
Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Desa Panjalu H. Yuyus Surya Adinegara, tim pengelola pembangunan, perwakilan Bank Mandiri, tokoh masyarakat, serta para pedagang Pasar Tradisional Panjalu.
Kepala Desa Panjalu H. Yuyus Surya Adinegara menyampaikan bahwa revitalisasi pasar merupakan salah satu program strategis pemerintah desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi warga sehingga perlu ditata agar lebih nyaman, bersih, dan memiliki konsep yang lebih modern.
“Melalui revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjadikan Panjalu semakin maju dalam pembangunan” ujarnya
“ Adapun konsep pasar yang akan dibangun mengusung nuansa modern, namun tetap mempertahankan fungsi dan identitas pasar tradisional sebagai pusat perdagangan rakyat,” tambah H Yuyus
Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Panjalu, Kombes Pol (Purn.) Nurpalah, S.H., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Desa Panjalu. Ia menilai berbagai pembangunan yang telah dilakukan menunjukkan kemajuan yang signifikan di berbagai sektor.
“Kami sangat mencintai Panjalu. Sebagai tokoh masyarakat ingin terus berkontribusi dan memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah.
Revitalisasi Pasar Panjalu merupakan program yang sangat baik. Nurpalah mengaku mendukung seratus persen Revitalisasi karena dapat meningkatkan kegiatan pasar tradisional sebagai unsur paling vital bagi kelancaran perputaran roda perekonomian masyarakat
Dengan adanya revitalisasi akan memudahkan akses antara pedagang dan pembeli yang merupakan sama sama pelaku ekonomi ” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Panjalu, Irfan Yudia Utama, menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung pembiayaan bagi para pedagang melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Fasilitas tersebut menawarkan tenor hingga lima tahun dengan bunga sekitar 0,5 persen per bulan, sesuai ketentuan dan prosedur perbankan yang berlaku.
“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga sektor perbankan, revitalisasi Pasar Tradisional Panjalu diharapkan dapat segera terealisasi” terangnya
Program ini diharapkan mampu menciptakan pasar yang lebih modern, tertata, dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Panjalu “ pungkas Irfan (SG.W.028/mon)
