Swara Gapura
Hiruk-pikuk demonstrasi yang mewarnai Kota Tasikmalaya pada Agustus beberapa waktu lalu sempat menimbulkan
kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga kebutuhan pokok dan terganggunya aktivitas ekonomi. Namun, pantauan di sejumlah pasar tradisionalhari ini justru menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Kamis (4/9/2025).
Di Pasar Pancasila misalnya, harga beras medium masih berkisar di angka Rp14.000 hingga Rp14.500 per kilogram. Telur ayam dijual sekitar Rp27.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan sederhana bertahan di kisaran Rp15.500 per liter. Para pedagang mengaku sempat waswas pasca aksi massa, tetapi mereka bersyukur pasokan pangan tetap lancar berkat distribusi yang dijaga ketat oleh pemerintah daerah bersama Bulog dan Bank Indonesia.
“Awalnya kami khawatir pembeli sepi dan pasokan telat. Tapi ternyata semuanya normal, harga juga tidak melonjak terlalu tinggi,” ujar Yati (42), pedagang sembako di Pasar Tradisional Cikurubuk.
Respons Cepat Pemerintah dan Aparat
Langkah cepat dilakukan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, bekerja sama dengan Polres Kota Tasikmalaya, Bulog Kota Tasikmalaya, dan Bank Indonesia. Beberapa kali digelar Gerakan Pasar Murah yang menyediakan beras, gula, minyak goreng, dan telur dengan harga lebih rendah dari pasaran. Program ini bukan hanya membantu warga menjaga daya beli, tapi juga meredakan kepanikan yang sempat muncul.
Kapolres dan jajarannya juga memastikan distribusi logistik tetap aman di jalur-jalur utama. Hal ini penting agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu spekulasi harga.
Suasana Pasar Kembali Ramai
XPantauan Swara Gapura di lapangan memperlihatkan suasana pasar yang kembali ramai seperti biasa. Lalu lalang pembeli, deretan pedagang sayur-mayur, hingga suara tawar-menawar, menghadirkan kesan bahwa denyut ekonomi Tasikmalaya terus berlanjut meski sempat diguncang aksi demonstrasi.
Kondusifitas Kota Tasikmalaya
Asep MP, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya saat disambangi Swara Gapura, menegaskan bahwa kondisi kota tetap kondusif pasca demonstrasi.
“Situasi sudah terkendali. Pemerintah bersama aparat dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga stabilitas. Warga tidak perlu khawatir, karena aktivitas ekonomi dan sosial berjalan normal,” ujarnya.
Hal itu terbukti dengan sejumlah pusat perbelanjaan modern dan mal di Kota Tasikmalaya yang beroperasi normal. Tidak ada pembatasan jam buka, bahkan beberapa pusat perbelanjaan melaporkan peningkatan jumlah pengunjung menjelang akhir pekan.
Masyarakat Diminta Tenang
Dengan harga sembako yang relatif stabil, pasokan pangan yang terjamin, serta suasana kota yang kondusif, masyarakat diimbau untuk tetap tenang. “Kota Tasikmalaya aman, jangan khawatir berlebihan. Mari kita bersama-sama menjaga situasi tetap damai,” pungkasnya Asep MP. (SG.W-007)
